Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal Tata Cara Manfaat Dan Keutamaan

Kita sebagai makhluk yang di ciptakan oleh Allah SWT yang selamanya di tuntut untuk selalu melaksankan segala perintah dan menjauhi segala larangannya. Seperti di antaranya di perintahkan berpuasa di bulan ramadhan selama sebulan penuh. Numun sebagai penyempurna segala amal ibadah kita,kita juga di tuntut untuk melaksankan amal ibadah yang sunnah sebagai mana yang di lakukan dan di contohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW.

Salah satu ibadah sunnah yang banyak mengandung hikmah dan manfaat yang cukup besar yang di contohkan oleh baginda Nabi adalah melaksankan ibadah puasa sunnah syawal. Ibadah puasa sunnah ini di laksanakan pada bulan syawal sebanyak eman hari setelah hari raya idul fitri yaitu dari mulai tanggal dua sampai tanggal tujuh syawal,namun bisa juga di lakukan secara berselang asalkan melaksanakannya masih di bulan syawal,namun yang paling utama 6 hari setelah hari raya idul fitri.

Jadi puasa syawal adalah puasa yang hukumnya sunnah yang di laksanakan pada bulan syawal sebanyak 6 hari setelah hari raya idul fitri,yaitu mulai dari tanggal 2 sampai tanggal 7 syawal,bisa juga di laksankan secara berseling asalkan masih di bulan syawal namun ini kurang afdol atau kurang utama. Puasa syawal ini memiliki hikmah dan keutamaan yang sangat besar,namun jangan lupa membacakan niat puasa syawal dan di abrengi dengan niat ibadah secara ikhlas.

Ada banyak faedah yang akan kita dapatkan jika kita melaksanakan puasa syawal,sebagimana yang di sabdakan oleh baginda Nabi Muhammad SAW.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.”

Para ulama mengatakan bahwa berpuasa seperti setahun penuh asalnya karena setiap kebaikan semisal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Bulan Ramadhan (puasa sebulan penuh, -pen) sama dengan (berpuasa) selama sepuluh bulan (30 x 10 = 300 hari = 10 bulan) dan puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan (berpuasa) selama dua bulan (6 x 10 = 60 hari = 2 bulan).[2] Jadi seolah-olah jika seseorang melaksanakan puasa Syawal dan sebelumnya berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, maka dia seperti melaksanakan puasa setahun penuh. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا) »

“Barangsiapa berpuasa enam hari setelah Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barangsiapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].

Melihat dari hadist di atas betapa besar faedah dan keutamaannya melaksankan puasa syawal ini,jadi sangat di sayangkan jika kita sampai meninggalkannya begitu saja. Oleh karena itu dari pada kita melakukan dan mengisi bulan syawal dengan yang tidak bermanfaat lebih baik kita mengisinya dengan melaksanakan puasa syawal sebanyak enam hari namun jangan lupa membaca niat puasa syawalnya.

Bacaan Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma ghodin ‘an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Artinya: Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala

Dalam tata cara pelaksanaan puasa syawal seperti syarat,rukun,yang membatalkan puasa,niat puasa itu semua sama halnya seperti puasa ramadhan atau puasa pada umummya,yaitu di laksankannya mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahri. Semoga kita semua selalu di beri taufik dan hidayah sehingga bisa melaksankan apa yang telah Allah dan Rasul perintahkan kepada kita amiiiin.