Tata Cara Shalat Taubat Bacaan Niat Dan Doanya Sesuai Sunnah Rasul

Tata cara Shalat Taubat,Syarat taubat Niat dan Doaya - Shalat tobat adalah salah satu shalat yang bisa meraih ampunan dari Allah SWT,kehidupan manusia di alam dunia tidak akan lepas dan kesalahan. Oleh karena itu saking sayang dan cintanya Allah kepada hambanya maka Allah membukankan pintu taubat bagi setiap hambanya yang berdosa.

Tidak akan ada manusia yang lepas dari dosa dan kesalahan karena manusia adalah tempat dosa dan salah. Namun manusia yang paling baik adalah,manusia yang mampu mengakui kesahannya dan meminta ampunan kepada Allah SWT dan tidak mengulangi ksealahannya yang kedua kali.

Taubat artinya kembali,kembali kepada Alloh kembali dari kesalahan menuju kebaiakan,kembali pada haqiqat asalnya manusia yang mana pertama lahir ke alam dunia dalam ke adaan bersih tanpa noda dan dosa,oleh karena dengan adanya shalat taubat Allah mengharapkan seluruh hambanya kembali kepadanya dengan keadaan bersih tanpa noda dan dosa sedikitpun

Orang yang taubat dari dosa sama dengan orang yang tak punya dosa sedikitpun.Namun perlu di ketahui bisa dosanya bersih jika tobatnya benar-benar tobat,tidak main-main dan tidak mengulanginya kembali.Ini yang di sebut dengan sebutan taubatan nasuha yaitu tobat yang benar-benar kembali kepada allah.

Maka dari itu mumpung kita masih di berikan umur oleh Allah SWT,di beri kesempatan dan masih di buka pintu taubat marilah kita kembali ke jalan Allah,dengan menggapai rahmatnnya suapaya kita tidak menyesal di kemudian hari dan mendapat sikasa dari Allah akibat noda dan dosa yang tidak pernah kita bersihkan.

Namun sebelum melaksakan shalat taubat kita perlu mengetahui bagai mana tata cara sholat taubat,dan doa shalat taubat niat sholat taubat. Karena tanpa mengatuhi tata cara,niat dan doanya bagaimana kita bisa melakukannya.Maka pada artikel kali ini kami akan menuliskan tata cara shalat taubat,niat shalat taubat dan doa shalat taubat.

Sakaing pentingnya taubat Allah berfirman

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ تُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ تَوۡبَةً۬ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمۡ سَيِّـَٔاتِكُمۡ وَيُدۡخِلَڪُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ يَوۡمَ لَا يُخۡزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُ ۥ‌ۖ نُورُهُمۡ يَسۡعَىٰ بَيۡنَ أَيۡدِيہِمۡ وَبِأَيۡمَـٰنِہِمۡ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتۡمِمۡ لَنَا نُورَنَا وَٱغۡفِرۡ لَنَآ‌ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ ڪُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدِيرٌ۬

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. At Tahrim : 8)

Syarat-syarat taubat sebagai berikut:

1 Menyesali dosa yang telah di perbuat

penyesalan ini di awali dengan pengakuan sejujur-jujurnya jika apa yang telah kita lakukan adalah salah dan melanggar,ini penting guna membangkitkan rasa kesadaran sehingga di kemudian hari kita segan untuk melekukan kesalahan lagi.dan hasilnya kita akan merasa sedih,sesal marah dan takut atas perbuatan dosa yang telah kita lakukan

2 Barazam untuk tidak mengulanginya kembali

Seseorang bisa di katakan benar-benar tobat jika perbuatan dosa yang telah ia perbuat tidak terulang lagi,hal ini bisa dikatakan hijrah secara mental.

3 Meminta ampunan kepada Allah

Hukunya wajib meminta ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah kita lakukan,sebesar apapun dosa kita jika benar-benar taubat dan minta ampunan kepada Allah insya Allah pasti di ampuni asal jangan dosa musyrik.

4 Meminta maaf kepada setiap manusia jika dosa dan kesalahnnya berhubungan dengan manusia

Jika dosa kita berhubungan dengan orang lain maka yang pertama kita lakukan adalah meminta maaf terlebih dahulu kepada orang itu dengan sepenuh hati,terus minta ampunan kepada Allah.

Shalat Taubat

sebagai bentuk penyempurnaan dalam proses taubat kita,maka empat madzhab fiqih menganjurkan kita untuk shalat taubat.sebagai bentuk keseriusan kita bawa kita benar-benar ingin taubat dan segala dosa kita dapat di ampuni Allah SWT.

Sholat taubat sendiri hukumnya sunnah, berdasarkan hadist dari Abu Bakar ra., Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang hamba melakukan shalat dua rakaat kemudian meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.” Kemudian beliau membaca ayat ini. “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali Imron : 135) (HR. Tirmidzi)

Wakatu melaksanakan shalt taubat

Mengerjakan shalat taubat tidak di batasi waktu,mau kapanpun juga tidak di larang.Adapun waktu yang utamanya menurut pendapat para ulama shalat taubat di kerjakan sesegera mungkin,setelah kita mendapat hidayah dari Allah SWT.ini tujuannya agar pengampunan dosa kita tidak di tangguhkan sementara kita tidak tahu kapan ajal kita akan datang.

Tata cara shalat taubat

Dalam tata cara shalat taubat,sama seperti shalat yang lain pada umumnya,dari mulai niat dan bacaan lainya
Niat shalat taubat:
أُصَلِّى سُنَّةَ التَّوْبَةَ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala

Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.

Jumlah rakaat shalat taubat

Shalat taubat di kerjakan sebanyak dua rakaat dengan syarat dan rukun yang sma seperti shalat pada umumnya,namun jika mau kita bisa memperpanjang sujud terakhir secara khusus untuk mengakui berbagai dosa dan meminta ampunan dengan segala kerendahan hati kita di hadapan Allah SWT.

Nabi SAW bersabda
"Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.”(HR. Muslim)

Doa dan Dzikir setelah shalat taubat

Sebagai penyempurna dari shalat tauabat kita,maka sebaiknya kita memperbanyak istighfar dan dzikir-dzikir menyebut asma Allah.selain itu ada juga doa yang di peruntukan kuhus setelah shalat taubat

Pertama:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

Artinya : saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang senantiasa hidup dan mengawasi, saya memohon taubat kepada-Nya sebagaimana taubatnya hamba yang dholim yang berdosa tidak memiliki daya upaya untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.

Kedua:
أللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan.

Demikian penjelasan shalat taubat yang di mulai dari penjelasan tata cara shalat taubat,niat shalat taubat dan doa shalat taubat,semoga kita semua mendapat hidayah dan taufiq dari Allah SWT sihingga kita semua menjadi orang-orang yang senantiasa bertaubat,sehingga menjadi orang yang benar-benar di cintai Allah,karena sesungguhnya Allah sangat mencintai orang-orang yang taubat dan mensucikan diri(QS.Albaqarah222).