Tata Cara Sholat Tarawih Keutamaan Hukum Jumlah Rakaat Niat Dan Doanya

Tata cara shalat tarawih keutamaan Hukum jumlah rakaat niat dan doanya - Shalat tarawih adalah shalat sunnah yang di lakukan hanya satu tahun sekali yaitu khusus di bulan Ramadhan,tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama' dari kata tarwihah,yang artinya waktu sesaat untuk istirahat,di sebut demikian karena pada shalat tarawih ada waktu istirahat sejenak,khususnya setelah dua kali salam(empat rakaat).waktu melakukan shalat tarawih selepas shalat isya.

Di karenakan shalat tarawih di laksanakan hanya satu tahun sekali yaitu selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan,mungkin di antara kita ada banyak yang lupa bahkan tidak tahu bgaimana tata cara malasankan shalat tarawih,niatnya,hukumnya,jumlah rakaatnya,dan juga bacaan doanya.

Maka pada kesempatan kali ini kami akan mengupas tentang bagaimana tata cara shalat tarawih,bacaan niatnya,hukum dan keistimewannya juga di lengkapi dengan doanya yang benar sesuai tuntunan syariat dan semoga artikel ini menjadi bermanfaat bagi kita semua.


Apa saja keutamaan shalat tarawih,bagaimana tata cara,hukum,jumlah rakaat,niat dan doanya,
insya alloh akan di bahas secara lengkap dalam artikel ini.

Hukum shalat tarawih

Hukum shalat tarawih bagi setiap umat muslim laki-laki maupun perempuan adalah sunnah,boleh di kerjakan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri,namun menurut jumhur ulama utamanya di lakukan secara berjamaah di masjid. Awalnya,Rasululloh shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat tarawih berjamaah bersama para sahabat.Namun rasululloh menghentikannya karena khawatir shalat tarawih di anggap wajib.

Keistimewaan shalat tarawih

shalat tarawih memiliki sejumlah keistimewaan yang sangat luar biasa

1 Di ampuni dosanya

secara khusus,shalat sunnah tarawih bila di kerjakan dengan hati yang ikhlas,akan mendatangkan ampunan dari Allah SWT dosa-dosa yang terdahulu akan di ampuninya sebagaimana sabda Rasululloh shallallohu 'alaihi wasallam

barang siapa bangun pada malam bulan ramadhan karena iman dan mengharapkan perhitungan dari Allah,maka di ampuni
dosa-dosanya yang telah lalu.(HR.Muslim)


2 Shalat sunnah paling utama

Shalat tarawih di sebut juga shalat qiyamu ramadhan,shalat malam bulan ramadhan karena memiliki keutamaan shalat malam
pada umumnya sebagaimana sabda Nabi

shalat yang paling afdhol setelah shalat fardu adalah shalat malam (HR.An Nasa'i)


3 Di beri kemuliaan dan Berwibawa

Setiap orang yang melakukan shalat malam,termasuk shalat tarawih akan di anugrahi oleh Allah kemuliaan dan kewibawaan

"Dan ketahuilah,bahwa kemulian dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya"(HR.Hakim;hasan)

4 Kebiasaan orang-orang shaleh

Sebagaimana dalam hadits Rasululloh bersbada "Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shaleh sebelummu,mendekatkan diri kepada Allah,menghapus dosa,menolak penyakit danpencegah dari dosa."(HR.Ahmad)

Waktu melaksnakan shalat tarawih

waktu melaksanakan shalat tarawih di syariatkan khusus pada malam bulan ramadhan,waktunya setelah shalat isya sampai akhir malam,sebelum shalat witir,boleh di kerjakan setelah witir tapi kurang afdhal.

Lama shalat tarawih perlu di pertimbangkan menyesuaikan dengan kondisi jamaah.meskipun Rasululloh mengerjakan dengan sangat panjang waktunya,namun perlu di pertimbangkan agar tidak memberatkan jamaahnya.

Jumlah rakaat shalat tarawih

Rasululloh mengerjakan shalat tarawih dengan delapan rakaat dan tiga rakaat witir,namun waktunya lama,karena bacaan beliau panjang.Pada zaman umar bin khattab,shalat tarawih di kerjakan dua puluh rakaat,di tambah witir tiga rakaat. Syaikh Wahbah az Zuhaili menjelaskan bahwa jumlah rakaat tersebut merupakan ijma sahabat waktu itu.

Sebagian ulama ada yang shalat tarawih 20 rakaat karena mengikuti kaum muhajirin dan anshar yang juga di lakukan pada masa khalifah umar.sebahagian ulama lainnya ada yang shalat tarawih 36 rakaat karena mencontoh masa khalifah Umar Bin Abdul Aziz

Tata cara shalat tarawih

secara ringkas tata cara shalat tarawih sama seperti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya,yaitu:

1 Niat
2 Takbiratul ihram di ikuti doa iftitah
3 Membaca surat Al Fatihah
4 Membaca surat atau ayat alquran
5 Ruku
6 I'tidal
7 Sujud
8 Duduk kemudian sujud lagi terus berdiri untuk rakaat kedua sama seperti rakaat pertama.setelah selesai sujud yang ke dua
di rakaat yang kedua terus duduk tasyahud akhir kemudian salam,begitu juga dengan rakaat-rakaat berikutnya.

Niat shalat tarawih

Niat merupakan amalan pokok dalam setiap ibadah,berikut lafadz niat shalat tarawih kalau jadi imam

Usholli sunnatat taroowihi rok'ataini imaaman lillaahi ta'aala

Artinya:Aku niat shalat sunnat tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah ta'ala

Untuk makmun

Usholli sunnatat taroowihi rok'ataini lillaahi ta'ala
Artinya:Aku niat shalat tarawih sebagai makmum karena Allah ta'ala

Doa shalat tarawih


اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْاِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبِاالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ. وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلٰى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ, بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنَ
مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُوْلٰئِكَ رَفِيْقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا
اَللّٰهُمَّ اَجْعَلْنَا فِى هٰذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلاَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْن
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahummaj'alnaa bil-iimaani kaamiliin, wa lil-faraa 'idimu'addiin, wa lis-salaati haafiziin, wa liz-zakaatii faa'iliin, wa limaa 'indaka taalibiin, wa li'afwika raajiin, wa bil-hudaa mutamassikiin, wa 'anil-lagwi mu'ridiin, wa fid-dun-yaa zaahidiin, wa fil-aakhirati raagibiin, wa bil-qadaa'i raadiin, wa lin-na 'maa'i syaakiriin, wa 'alal-balaa'i saabiriin, wa tahta liwaa'i sayyidinaa Muhammadin sallallahu 'alaihi wa sallama yaumal-qiyaamati saa'iriin, wa ilal-haudi waaridiin, wa ilal-jannati daakhiliin, wa minan-naari naajin, wa 'alaa sariiril-karaamati qaa'idiin wa min huurin 'iinim mutazaw-wijiin, wa min sundusiw wa istabraqiw wa diibaajim mutalabbisiin, wa min ta'aamil-jannati aakiliin, wa mil labaniw wa 'asalim musaffan syaaribiin, bi akwaabiw wa abaariiqa wa ka'sim mim ma'iin.

Ma'allaziina an'amta 'alaihim minan-nabiyyiina was-siddiiqiina wasy-syuhadaa'i was-saalihiinna wa hasuna ulaa'ika rafiiqaa, zaalikal-fadlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa

Allaahummaj'alnaa fii lailati haazasy-syahrisy-syariifatil-mubaarakati minas-su'adaa'il-maqbuuliina wa laa taj'alnaa minal-asyqiyaa'il-marduudiin.

Wa sallallaahu 'alaa Muhammadiw wa 'alihii wa sahbihii ajmaa'in, bi rahmatika yaa arhamar-raahimiin, wal-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.

Artinya:
"Ya Allah, Jadikanlah kami berkat iman orang-orang yang sempurna, orang-orang yang mengerjakan hal-hal yang fardu, orang-orang yang memelihara sholat, orang-orang yang menunaikan zakat, orang-orang yang mengharapkan pahala yang ada di sisi-Mu, orang-orang yang mengharapkan ampunan-Mu, orang-orang yang berpegang teguh kepada hidayah, orang-orang yang berpaling dari perbuatan yang sia-sia, orang-orang yang berzuhud terhadap duniawi, orang-orang yang mengharapkan pahala akhirat, orang-orang yang ridha dengan qada, orang-orang yang mensyukuri nikmat, orang-orang yang sabar menghadapi cobaan dan musibah, dan orang-orang yang berjalan di bawah panji Nabi Muhammad Saw, kelak di hari kiamat, orang-orang yang digiring munuju telaga (Kausar) untuk meminum airnya, orang-orang yang masuk kedalam surga, orang-orang yang diselamatkan dari neraka, orang-orang yang didudukkan di atas dipan-dipan kemuliaan, orang yang mengawini bidadari-bidadari yang bermata jeli, orang-orang yang mengenakan pakaian dari sutra tipis dan tebal, orang-orang yang memakan makanan surga, dan minum dari air susu dan madu dengan memakai gelas-gelas dan cerek-cerek serta sloki (piala) yang langsung dari sumber-sumbernya."

"Yaitu dengan orang-orang yang telah Engkau berikan nikmat kepada mereka dari kalangan para nabi, kaum siddiqin, para syuhada dan orang-orang yang saleh, mereka adalah sebaik-baik teman, yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui"

"Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang berbahagia yang diterima amal perbuatannya dalam bulan yang mulia dan diberkati ini, dan janganlah Engkau jadikan kami orang-orang celaka yang ditolak amal perbuatannya"

"Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Pengasih di antara pengaasih, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Itulah tadi penjelasan tentang tata cara shalat tarawih,niat shalat tarawih lengkap dengan hukum jumlah rakaatnya dan doanya.Namun biasanya di bulan ramadhan sterlah selesai shalat tarawih biasanya langsung shalat witir di laksankan dengan berjamaah,supaya lebih jelasnya anda bisa membuka di halaman shalat witir.Semoga kita semua bisa menjalankan ibdah shalat tarawih dan semoga menjadi ladang amal kita di akahirat.